Monday, February 16, 2009

Menunda Pernikahan, Salah Siapa ?

Hmm... ngomongin hal ini emang bikin kepala mumed, aku ngga mau ngambil contoh orang, cukup contoh pribadi saja yang dijadikan live case untuk dijadikan topik yang menurut saya masih dianggap bagus untuk dibahas.

Begini brader, Saya kini sudah menginjak usia kepala 3, sudah mempunyai pasangan dan berencana untuk melanjutkan hubungan ke tingkat serius. sudah 3 tahun berencana tetapi hanya satu masalah yang saya kira masih berat, mungkin brader2 lain sudah bisa menebak apa masalahnya :-)

Materi ..

Ya, selain kesiapan mental, materi juga harus siap, menurut pemikiran saya, ya jangan munafik deh, kita bisa hidup karena duit, bukan begitu bukan ? dan saya bukan dari kalangan orang yang mampu, tetapi tetap berprinsip "biar kere tetep sombong" :-D saya ingin perkawinan itu ngga di paksa paksain harus bisa sekarang, jangan tunggu tunggu or whatever, saya ingin siap dulu di bidang finansial, dan saya itu orangnya pesimis, tidak bisa yakin 100% dan ragu-ragu

Banyak orang yang bilang, itu cuman sebuah alesan saja, ya kalau dipikir-pikir mungkin juga sih,
aku cuman cari alesan untuk tetap dalam status ku yang masih perjaka/ single and looking (keren ya?) dan jujur, aku belum siap untuk menerima status married person.

Kalau, dibilang menikah itu sulit, ya emang sulit, kalau di bilang menikah itu gampang, ya bagi kebanyakan orang ya gampang, nah... di saya kasusnya adalah, menikah itu sulit. Saya belum siap menerima tanggung jawab. Ahh.. bukan pria sejati kali yaa... tidak bisa menerima titipan orang (titipan tuhan) untuk di pelihara sebaik baiknya.

Dalam Hukum Islam, Wanita adalah perhiasan bagi laki laki, baik buruknya wanita yang mendampinginya adalah refleksi bagaimana si-pria tersebut memperlakukan / memberikan / mengajarkan / menafkahi semua kebutuhan wanita itu sehari hari. dan ingat! Istri bisa membawa suami ke neraka, selain anaknya tentunya.

Dan saya berat menerima itu. Saya hanya bisa berdoa semoga Allah SWT. tetap bisa memberi petunjuk dan hidayah kepada saya... Amiieeenn...

No comments:

Post a Comment